Cara Mengetahui Umur SSD

Cara Mengetahui Umur SSD

Solid State Drive (SSD) merupakan salah satu media penyimpanan yang banyak diminati saat ini. Bagaimana tidak, SSD memberikan kecepatan menulis dan membaca file jauh diatas Hard Disk Drive (HDD). Sama seperti HDD, SSD juga memiliki batas usia atau umur dimana SSD tersebut akan rusak atau tidak bisa berfungsi dengan sebagai mana mestinya.

Berbeda dengan HDD dimana jika HDD sudah tidak sehat, maka HDD tersebut biasanya akan mengalami bad sector dan performanya menulis dan membaca filenya akan menurun. Tapi untuk SSD tidak seperti itu. Untuk umur SSD ternyata sudah bisa diprediksi dari seberapa banyak SSD tersebut menulis file atau data, contohnya saat kita install/uninstall software, mengupdate sistem operasi, download dan menghapus file dan lainnya.

Seberapa Banyak SSD Bisa Menulis Data?

Seberapa banyak SSD bisa menulis data? Semua tergantung TBW dari SSD. Apa itu TBW? TBW merupakan singkatan dari Terabytes Written. Dimana TBW merupakan batas tertinggi dari SSD untuk menulis data dalam satuan Terabytes.

Seberapa besar TBW yang dimiliki SSD? Semua tergantung brand SSD dan kapasitas penyimpanan dari SSD tersebut. Pada umumnya semakin besar penyimpanan suatu SSD, maka semakin besar pula TBW yang dimiliki oleh SSD tersebut.

Cara Mengetahui Umur SSD

Sebagai contoh kita ambil SSD WD Blue. Untuk WD Blue yang kapasitas penyimpanannya 250GB memiliki TBW sebesar 100 TBW dan kita lihat untuk yang kapasitas penyimpanan 500GB dan 1000GB memiliki TBW yang lebih besar dari yang 250GB tadi. Untuk mengecek seberapa banyak TBW yang dimiliki oleh SSD Anda, Anda bisa mengecek situs resmi dari SSD tersebut atau bisa melakukan pencarian di google.com dengan kata kunci "TBW SSD blablabla".

Jadi jika SSD sudah menulis data sebanyak TBW yang ditentukan, maka bisa dipastikan SSD tersebut akan rusak atau performanya menurun. Sebagai bayangan, saya akan berasumsi saya menulis data sebanyak 1TB perbulan di SSD saya, jadi pertahun saya menghabiskan sekitar 12TB.

Jika TBW SSD saya adalah 100TBW, maka SSD saya akan rusak dalam waktu kurang lebih 8 tahun. Dalam kurun waktu 8 tahun tersebut, mungkin saya sudah berganti media penyimpanan ke teknologi drive terbaru atau ke SSD yang baru.

Dalam kurun waktu 8 tahun mungkin saja SSD saya tersebut rusak bukan karena faktor TBW, bisa saja port SATA-nya yang rusak atau kerusakan bagian lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan TBW. Memang TBW ini bisa membuat orang bingung atau ragu membeli SSD karena umur SSD tersebut sudah ditentukan dari seberapa banyak SSD itu menulis.

Tapi apakah dalam kurun waktu 8 tahun tersebut saya tidak berniat mengganti ke teknologi media penyimpanan terbaru atau SSD terbaru? Tentu saja saya akan berniat menggantinya. HDD yang saya gunakan kurang lebih 4 tahun saja performanya read dan writenya sudah menurun, jadi saya gunakan HDD tersebut sebagai media untuk menyimpan foto/video saja.

Perlu diketahui, untuk umur SSD yang sebenarnya tidak ada yang benar-benar tahu. Tergantung cara pemakaian kita dan SSD tersebut. Misalkan ada orang yang lagi apes, mungkin saat dia membeli SSD tersebut dan dipakai baru beberapa hari sudah rusak. Tapi tenang saja, SSD ini memiliki garansi, jadi jika rusak Anda bisa membawanya ke tempat pembelian untuk mengclaim garansi.

Penutup

Sebaiknya Anda melakukan backup secara berkala dan untuk data-data penting Anda bisa menyimpannya di HDD eksternal Anda atau di cloud drive Anda. Saya juga melakukan backup data penting seperti foto-foto atau video di HDD eksternal dan untuk tugas kuliah yang penting juga saya bisa backup di media penyimpanan online.

Bagi yang menggunakan PC desktop atau laptopnya bisa menggunakan 2 slot penyimpanan, saya sarankan menggunakan 1 SSD dan 1 HDD. SSD digunakan untuk menginstal sistem operasi dan beberapa software penting, sedangkan untuk menginstal game dan menyimpan file Anda bisa lakukan di HDD.

Hal tersebut dilakukan agar SSD lebih awet dan bagi yang budgetnya terbatas tentunya akan lebih efisien seperti ini. Karena harga SSD saat ini masih terbilang cukup mahal, untuk kisaran 500 ribuan kita hanya mendapatkan kapasitas penyimpanan 250GB sedangkan untuk HDD kita bisa mendapatkan yang 1TB.

Bagi Anda yang belum menggunakan SSD dan tertarik mencoba SSD, Anda bisa membelinya disini (Bukalapak).

Sekian artikel cara menghitung atau mengetahui umur SSD. Baca juga artikel seputar SSD lainnya Cara Mengecek Kesehatan SSD Western Digital dan Pengalaman Saya Setelah Beralih ke SSD.

2 Responses to "Cara Mengetahui Umur SSD"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel